Kamis, 07 Juni 2012

Pengertian dan Hakikat Seni serta Konsep Pengembangan Budaya Islam


Islam adalah agama yang sangat menghargai seni. Hampir dalam setiap masa penyebaran islam diberbagai belahan dunia, seni selalu dianggap sebagai cara dakwah yang paling tepat. Karena masyarakat akan lebih mudah memahami nilai-nilai yang dibawa oleh agama islam melalui seni tanpa perlu ada kekerasan. Setelah agama islam diterima hampir diseluruh dunia, timbullah banyak jenis kebudayaan islam. Jenis kebudayaan disetiap daerah berbeda-beda. Namun, saat ini seluruh kebudayaan islam tersebut telah mengalami perkembangan yang sangat siknifikan dan semakin baik. Hal yang sangat mempengaruhi perkembangan kebudayaan islam adalah adanya konsep pengembangan budaya islam.
Seni yang sahih adalah seni yang bisa mempertemukan secara sempurna antara keindahan dan al haq, karena keindahan adalah hakikat dari ciptaan ini, dan
al haq adalah puncak dari segala keindahan ini. Oleh karena itu Islam membolehkan penganutnya menikmati keindahan, karena hal itu adalah wasilah untuk melunakkan hati dan perasaan.
Seni adalah hasil karya, ciptaan, dan kreasi. Seni dalam Islam adalah penggerak nalar agar bisa menjangkau lebih jauh tentang apa yang berada di balik mater. Keindahan adalah salah satu sebab tumbuh dan kokohnya keimanan, sehingga keindahan itu menjadi sarana mencapai kebahagiaan dalam kehidupan. (Dalam Fannanul Muslim wal Ibda', Dr. Barakat Muhammad. Seni hakiki dan paling sempurna secara indah hadir pada insan kamil (baca: alam mayor) sebagai kreasi Sang Yang Maha Sempurna.
Hakikat seni tidak lain adalah manifestasi sempurna nama-nama dan sifat-sifat Ilahi. Keseimbangan, keharmonisan, dan kesatuan di antara nama-nama dan sifat-sfat Ilahi yang terjelma pada wujud sang manusia sempurna merupakan hasil karya seni yang memancarkan suatu keindahan mutlak yang tidak lain adalah Yang Maha Indah (baca: Tuhan).
Jika manusia menyaksikan hakikat dirinya sendiri yakni jiwa dan raganya, akan ia temukan suatu keteraturan, keharmonisan, dan kesatuan yang akan mengantarkannya pada suatu rahasia terdalam Sumber Segala realitas (baca:Tuhan). Inilah hakikat hadis, "Siapa yang mengenal jiwanya maka pasti ia mengetahui Tuhannya." Inilah hakikat seni yang dinginkan oleh fitrah manusia yang mencintai keindahan mutlak dan tak terbatas.
Adapun konsep pengembangan budaya islam dilakukan secara langsung dan terus-menerus. Salah satu contoh konsep pengembangan budaya islam adalah dengan mendirikan masjid. Masjid adalah konsep pengembangan budaya islam yang paling banyak terdapat diseluruh dunia karena masjid adalah sarana ibadah yang sering dikunjungi umat islam, sehingga lebih mudah mengajarkan budaya-budaya islam di masjid.
Selain masjid, konsep pengembangan budaya islam yang banyak diterapkan adalah melalui sarana pendidikan seperti pesantren, madrasah, dan sekolah islam terpadu. Konsep pengembangan budaya islam melalui sarana pendidikan juga dianggap perlu dilakukan agar anak-anak mulai mengetahui budaya-budaya islam yang sangat baik dan beraneka ragam.
Selain konsep pengembangan budaya islam dari luar, hal yang tidak kalah penting dan tidak boleh diabaikan adalah konsep pengembangan budaya islam dari keluarga terdekat yaitu di rumah. Karena mayoritas interaksi pada tahap awal perkembangan anak terjadi di rumah. Sehingga, keluarga harus mengajarkan budaya-budaya islam tersebut secara langsung.
Banyak contoh kebudayaan islam yang perlu dipelajari dan diikuti seperti budaya belajar, gotong-royong, budaya menolong, budaya sopan santun dan masih banyak lagi. Namun, contoh budaya kecil yang juga tidak boleh diabaikan adalah budaya menjaga kebersihan yang diajarkan islam. Menjaga kebersihan adalah hal yang sangat penting karena kebersihan adalah sebagian dari iman.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa islam adalah agama yang sangat menghargai seni dan kebudayaan. Banyak seni dan budaya yang dimiliki islam, serta konsep pengembangan budayanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar